Dalam kurun waktu dua hari sejak gempa yang dahsyat yang menimpa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada tanggal 27 Mei 2006, IOM telah membangun sebuah kapasitas bantuan yang signifikan. IOM mempergunakan keberadaannya yang panjang di Indonesia serta keahliannya di bidang bantuan darurat guna memberi bantuan kepada sekitar 1,5 juta warga yang menjadi korban bencana alam tersebut.
Dalam minggu-minggu setelah gempa tersebut, kegiatan bantuan darurat IOM meliputi bantuan logistik, medis dan penampungan. Pencanangan program di tahap awal upaya pemulihan juga meliputi peluncuran berbagai inisiatif jangka menengah hingga panjang, seperti perumahan bagi korban cacat akibat gempa serta intervensi mata pencaharian berkesinambungan dalam bentuk penggantian modal, pemberian persediaan, pekerjaan konstruksi kecil dan pembangunan kapasitas.
Sebagai bagian dari fase selanjutnya dari kontribusinya terhadap proses pemulihan dan rehabilitasi, IOM telah terlibat dalam pelaksanaan sejumlah kegiatan, termasuk program bantuan masyarakat bernama Mobile Community Assistance Programme (MCAP) dan proyek Pembuatan Genteng dan Batu Bata, yang keduanya didukung oleh Program Bantuan Yogyakarta dan Jawa Tengah (YCAP).
IOM Indonesia juga mengantisipasi pendanaan untuk sebuah proyek yang bertujuan untuk membantu pendirian kembali 3.000 usaha kecil di Yogyakarta dan Jawa Tengah. IOM akan terus mendukung upaya Pemerintah RI dalam rangka memastikan pemulihan penuh kegiatan mata pencaharian yang telah terhambat oleh gempa. |