Program-program IOM Indonesia di bidang Penanganan Darurat dan Pasca-Krisis memberikan bantuan langsung dan terkoordinasi untuk pemulihan para warga pengungsi dalam situasi pasca bencana seperti di Aceh, Nias, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan di masa-masa setelah konflik di Aceh.
Sekitar dua juta orang terpaksa mengungsi di Aceh sebagai akibat tsunami di bulan Desember 2004 dan puluhan tahun peperangan, dan di Yogyakarta sejumlah satu setengah juta warga kehilangan rumahnya setelah gempa bumi di bulan Mei 2006. Mereka membutuhkan bantuan dalam bentuk perumahan darurat, logistik, dan pembangunan kembali rumah serta infrastruktur penting yang rusak. Sekolah, klinik dan sistem persediaan air, pada khususnya, membutuhkan perhatian segera guna menjamin stabilitas jangka panjang masyarakat yang menampung pengungsi, dan seringkali bantuan mata pencaharian adalah penting guna menjamin kesinambungan bantuan di masyarakat-masyarakat tersebut.
Pada masa setelah penandatangan Perjanjian Perdamaian Helsinki di bulan Agustus 2005, Program Reintegrasi Pasca-Konflik IOM telah mendukung upaya Pemerintah Indonesia di Aceh untuk membantu mantan kombatan dan tahanan politik untuk pulang dan memulai kembali hidup mereka sebagai warga yang produktif. Reintegrasi yang baik adalah penting dalam memajukan perdamaian dan rekonsiliasi yang berkelanjutan, dan memperkuat stabilitas di daerah tersebut. |