|
|
| ? IOM Yogyakarta, Indonesia |
|
|
IOM melakukan berbagai upaya agar warga Yogya “mencintai produk lokal’ dan membantu perjuangan korban gempa 2006 untuk membangun usaha kecil mereka.
IOM membuka gerai baru di salah satu rumah makan yang cukup populer di Yogya pada hari Jumat, 9 April 2010 untuk memajang produk-produk usaha mikro dan kecil para penerima bantuan dalam program mata pencaharian IOM.
Gerai yang bernama “ MAHONI ” dan berlokasi di Dixie Café Jln. Gejayan no 40 B, Yogyakarta tersebut akan memajang berbagai produk kerajinan perak, agel, lurik dan batik dari para penerima bantuan IOM di Provinsi DIY dan Jateng. IOM bekerja sama dengan sebuah tim dari desa-desa asal pengrajin untuk memilih barang-barang yang dipajang di sana.
Barang-barang yang dijual di gerai tersebut merupakan hasil dari 3.000 usaha kecil yang dibantu di dalam Proyek Pemulihan Mata Pencaharian antara IOM dan Java Reconstruction Fund (JRF).
Proyek ini, yang diluncurkan pada bulan Oktober 2008, berada di bawah naungan Bank Dunia (World Bank). Proyek tersebut membantu berbagai usaha kecil untuk memperoleh kembali kapasitas mereka seperti sebelum terjadinya gempa bumi, memberi penggantian modal-modal yang penting, melatih para usahawan dalam pengembangan usaha dan meningkatkan akses mereka terhadap pendanaan dan pasar.
Bencana gempa bumi yang melanda DIY dan sebagian Jateng pada 27 Mei 2006 silam tidak hanya membunuh 5.760 jiwa tapi juga menghancurkan ribuan kegiatan usaha dan mata pencaharian.
Program Manager IOM, Johan Grundberg, mengatakan bahwa Gerai MAHONI di Dixie Café adalah salah satu cara untuk meningkatkan akses pasar untuk para penerima bantuan.
Ini adalah inisiatif lain, disamping partisipasi dalam pameran dan undangan bagi para warga dan wisatawan untuk mengunjungi desa pengrajin dan ruang pameran, yang akan membantu para penerima bantuan kembali mandiri,” jelas Johan.
|